Ragamnuansa.com -- Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Belitung menyelenggarakan kegiatan penyuluhan hukum pada hari ini (16/4/2026) di Desa Tanjung Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan ini merupakan salah satu program bantuan hukum non litigasi LKBH Belitung.
Dengan dihadiri oleh masyarakat, khususnya warga kurang mampu, perangkat desa, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW di wilayah Desa Tanjung Batu Itam tersebut.
Adapun penyuluhan hukum ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait hak-hak hukum mereka, khususnya akses terhadap bantuan hukum baik litigasi dan non litigasi serta pemahaman terhadap ketentuan hukum terbaru yang berlaku di Indonesia khususnya Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru).
Hasman, selaku Kepala Desa Tanjung Batu Itam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa penyuluhan hukum sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama bagi warga desa tanjung batu itam yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses informasi dan layanan hukum.
Sementara itu, Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Belitung, Dr. H. Heriyanto, S.H., M.H., CPM., dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius dan aktif.
Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap materi yang disampaikan, yakni sosialisasi mengenai Undang-Undang Bantuan Hukum serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, dan yang utama Heri menekankan mengenai hak konstitusional warga negara Indonesia khususnya bagi masyarakat tidak mampu untuk dapat mengakses layanan bantuan hukum secara gratis berdasar Undang-Undang Tentang Bantuan Hukum.
Dalam sesi materi pertama, mengenai Sosialisasi Undang-Undang Bantuan Hukum yang disampaikan oleh Dendy Matra Nagara, S.H., dalam paparannya menjelaskan bahwa permasalahan yang dapat diberikan bantuan hukum oleh Organisasi Pemberi Bantuan Hukum meliputi perkara pidana, perdata, maupun tata usaha negara.