Sabtu, 18 April 2026

Kasus Air Keras Andrie Yunus Disorot Novel Baswedan, Diduga Serangan Terencana

Photo Author
Fahira Melina, Ragamnuansa.com
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:04 WIB
Kasus Air Keras Andrie Yunus Disorot Novel Baswedan, Diduga Serangan Terencana
Kasus Air Keras Andrie Yunus Disorot Novel Baswedan, Diduga Serangan Terencana

Ragamnuansa.com - Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi perhatian luas masyarakat di Indonesia.


Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat ini pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap identitas pelaku penyerangan terhadap Wakil Koordinator KontraS tersebut.

Baca Juga: Aktivis HAM Andrie Yunus Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Kapolri Perintahkan Usut Tuntas
Peristiwa ini juga mengingatkan publik pada kasus serupa yang pernah dialami oleh mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, pada 11 April 2017.
Saat itu, Novel diserang dengan air keras di dekat kediamannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, sesaat setelah ia menunaikan salat subuh.

Serangan tersebut menyebabkan luka bakar serius dan kerusakan permanen pada mata kirinya hingga mencapai sekitar 95 persen. Novel Baswedan Soroti Kasus Andrie Yunus Ramainya pemberitaan mengenai serangan terhadap Andrie Yunus turut menarik perhatian Novel Baswedan. Mantan penyidik senior KPK tersebut bahkan menduga ada pihak tertentu yang berada di balik aksi kekerasan tersebut.


Novel menilai tindakan penyiraman air keras yang dilakukan terhadap Andrie Yunus merupakan aksi yang sangat brutalp dan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku. Novel, pelaku kemungkinan memiliki niat untuk menghilangkan nyawa korban. Hal itu terlihat dari cara pelaku menyerang dengan menyiramkan air keras langsung ke area wajah korban. “Dia diserang dengan cara yang menurut saya bertujuan membunuh. Pelaku menyiram air keras ke bagian wajah,” ujar Novel dalam konferensi pers bersama KontraS di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.


Ia menjelaskan, air keras yang mengenai wajah sangat berbahaya karena dapat menyebabkan korban kesulitan bernapas hingga berpotensi meninggal dunia.
Disebut sebagai Kejahatan yang Sangat Kejam Dalam kesempatan tersebut, Novel juga menilai bahwa aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan bentuk kejahatan yang sangat kejam.


Menurutnya, pelaku setidaknya menginginkan korban mengalami cacat permanen akibat serangan tersebut. Novel menyebut tindakan itu sebagai kejahatan serius yang tidak bisa dianggap remeh.


Ia juga menegaskan bahwa korban merupakan sosok yang dikenal aktif menyuarakan kepedulian terhadap isu-isu masyarakat serta memiliki komitmen terhadap negara.
Diduga Dilakukan Secara Terorganisir Novel juga mengungkapkan bahwa ia sempat melihat rekaman kamera pengawas (CCTV) terkait peristiwa penyerangan tersebut. Berdasarkan pengamatannya, serangan terhadap Andrie Yunus diduga tidak dilakukan secara spontan, melainkan sudah direncanakan sebelumnya.


Ia menyebut adanya indikasi bahwa pelaku bekerja secara terorganisir di lapangan saat melakukan aksi penyerangan. Di sisi lain, Novel memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang dinilai cepat merespons kejadian tersebut dengan melakukan pengecekan CCTV serta memeriksa sejumlah saksi.


Meski demikian, ia menekankan bahwa penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengungkap pihak yang diduga menjadi dalang di balik serangan tersebut.
Novel berharap seluruh pihak yang terlibat, baik pelaku langsung maupun aktor intelektual di balik kejadian itu, dapat diungkap dan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berla .

Editor: Fahira Melina

Sumber: promedia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Selasa, 3 Maret 2026 | 13:37 WIB
X