Ragamnuansa.com, Tulungagung - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jawa Timur.
Dalam operasi yang digelar pada Jumat (10/4/2026), tim penindakan KPK mengamankan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Ia menyatakan bahwa penindakan dilakukan di Tulungagung dan salah satu pihak yang diamankan adalah kepala daerah setempat.
“Benar,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi wartawan.
"Ya (Bupati Ditangkap)," Imbuhnya
Baca Juga: Tidak Cukup Bantuan! Sarbudiono, S.Pd., Bongkar Akar Masalah Stunting di Bangka Barat
Meski demikian, KPK masih belum mengungkap secara rinci terkait perkara yang menjerat Gatut. Informasi mengenai kronologi, lokasi penangkapan, hingga barang bukti yang diamankan masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik.
Sesuai prosedur, lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan. Dalam kurun waktu tersebut, KPK akan menentukan status hukum serta pasal yang disangkakan.
Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah di Jawa Timur yang tersandung kasus hukum sepanjang awal tahun 2026. Sebelumnya, sejumlah pejabat daerah lain juga telah lebih dulu terjerat perkara korupsi melalui operasi serupa.
Baca Juga: Pasca Lebaran Satpol PP Pemalang Bersama Bea Cukai Tegal Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal
Diketahui, Gatut Sunu Wibowo merupakan figur yang cukup dikenal dalam politik lokal Tulungagung. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati periode 2019–2023 sebelum akhirnya terpilih sebagai Bupati pada Pilkada 2024.
Langkah politiknya sempat menjadi sorotan saat memutuskan berpindah dari PDI Perjuangan ke Partai Gerindra menjelang kontestasi tersebut.
Hingga kini, publik masih menunggu keterangan resmi lanjutan dari KPK terkait konstruksi perkara serta pihak lain yang turut diamankan dalam operasi senyap tersebut.
Artikel Terkait
Membanggakan! Pelajar MTsN 2 Kediri Ukir Prestasi di Ajang Akademik Jawa Timur
Hebat! SMKN 2 Kediri Berhasil Antar 43 Siswa Tembus SNBP 2026 dan 5 Siswa ke LKS Jatim 2026
Langkah Strategis Bisnis KMP Kelurahan Bojongbata Gandeng BUMN dan Pihak Swasta
Dilema Kebijakan Sistem Zonasi: Antara Pemerataan Akses dan Mutu Pendidikan di Kepulauan Bangka Belitung
Taman Kota di Pemalang Berubah Jadi Lahan Parkiran
Kalapas Kendal Sematkan Tanda Kenaikan Pangkat Kepada Tujuh Petugas