Ragamnuansa.com -- Dinamika kemitraan antara Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Belitung dan PT BAT kembali mencuat dalam forum koordinasi dan evalusi yang di gelar di ruang pertemuan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Rabu (15/4/2026).
Acara tersebut di hadiri oleh Ketua Asosiasi Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Belitung, Mahdar beserta anggota, perwakilan dari PT BAT (Bina Agor Tani) Pak Datuk dan Pak Bimas, serta dari Pihak pemerintah Daerah yang di buka oleh Pelaksana Tugas Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Hamzah, Sp.t.
Sejumlah isu krusial mulai dari sistem grading Tandan Buah Segar (TBS), distribusi Delivery Order (DO), hingga penguatan pendampingan petani menjadi sorotan utama.
Dalam kesempatan tersebut ketua Apkasindo Belitung, Mahdar, meminta agar sistem grading TBS dikembalikan sesuai dengan kesepakatan awal yang tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang telah berjalan selama tiga tahun.
Baca Juga: Hartanto Terpilih Sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Badau
“Persoalan grading ini kami harapkan bisa diperbaiki sesuai prosentase yang sudah disepakati dalam perjanjian antara Apkasindo dan PT BAT. Ini penting untuk menjaga keadilan bagi petani,” ujarnya.
Selain itu, Apkasindo Belitung juga mendorong adanya pendampingan berkelanjutan dari pihak perusahaan melalui program pelatihan.
Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan keahlian para petani yang tergabung dalam Apkasindo dan PT BAT.