Raja menyebut, dugaan sementara bahan tersebut menjadi salah satu pemicu ledakan, namun kepastian masih menunggu hasil uji laboratorium forensik.
"Sampel sudah kami kirim ke Labfor Polda Riau," ujarnya sebagaimana dikutip dalam keterangannya, pada Minggu, 12 April 2026.
"Kami minta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan keluar," tambahnya.
Hingga berita ini terbit, polisi tengah mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
Hal itu termasuk dari sisi pengawasan dan prosedur keamanan selama kegiatan ujian praktik berlangsung di sekolah terkait.
Di sisi lain, sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang menelan korban siswa SMP di Kabupaten Siak, Riau tersebut.(*)
Artikel Terkait
Pintu Terbuka, Celana Ditemukan, Misteri Bocah 8 Tahun Hilang di Dam Colo Terungkap! Begini kronologinya
Transformasi Budaya Kerja Dimulai 1 April, Airlangga Hartarto: Hemat Energi Jadi Kunci
Turis Rusia Diduga Mabuk dan Ganggu Warga, Petinju Belda Turun Tangan di Bali, Ini Kronologi Lengkapnya
Refleksi 152 Tahun Pandeglang: Antara Momentum Sejarah dan Cermin Evaluasi
Tindakan Represif Oknum Polisi Dalam Penertiban Area Pasar, PMII Lubuklinggau Angkat Suara
Lonjakan Harga Plastik Kemasan Bikin UMKM di Malang Gigit Jari, Disebut Terjadi di Semua Jenis yang Biasa Dipakai Pedagang
Imbas Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Lubuklinggau, Ben Suarakan Tuntutan