Ragamnuansa.com -- Presiden RI Prabowo Subianto hari ini melantik sepuluh anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri.
Dalam arahannya, Prabowo berpesan agar komisi ini bekerja secara transparan serta mendengarkan aspirasi masyarakat, mulai dari tokoh bangsa hingga warganet di dunia maya.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengatakan selain merumuskan langkah-langkah konkret dalam percepatan reformasi di tubuh Korps Bhayangkara, pihaknya juga akan menampung berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat.
Baca Juga: Begini Respon Rismon Sianipar Usai Masuk dalam 8 Orang yang Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
“Kalau rumusan kami bisa mengerjakan sendiri-sendiri, tetapi cara rumusan usulan kebijakan reformasi itu diperoleh juga itu penting. Makanya tokoh-tokoh masyarakat, aktivis, dan mungkin kami juga perlu mendengar lagi dari tokoh-tokoh bangsa yang kemarin bertemu dengan Bapak Presiden,” jelas Jimly di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/11).
Pada September lalu, sejumlah tokoh bangsa yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menyampaikan aspirasi kepada Prabowo agar membentuk tim reformasi Polri.
Para tokoh tersebut antara lain Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (istri mendiang Gus Dur), Romo Franz Magnis-Suseno SJ, M. Quraish Shihab, dan KH Ahmad Mustofa Bisri.
Baca Juga: Kepergok Bawa Makanan Kondangan Pakai Rantang, Pria Ini Langsung Diperiksa Panitia dan TNI
Tokoh lain yang turut hadir adalah Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo, Omi Komariah Nurcholish Madjid, Amin Abdullah, Bikku Dhanmasubho Mahathera, Alissa Wahid, dan mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Jimly menambahkan, selain menjaring masukan dari para tokoh bangsa, komisi juga akan mendengarkan aspirasi publik di media sosial. “Bahkan di medsos banyak sekali youtuber yang mendiskusikan isu-isu ini,” ujarnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menegaskan, pihaknya akan terbuka terhadap semua masukan masyarakat, baik melalui forum diskusi maupun pemantauan langsung di ruang digital.
Baca Juga: 10 Manfaat Buah Naga bagi Kesehatan Tubuh, Kaya Nutrisi dan Antioksidan!
“Kalau nanti enggak bisa dibuat forum khusus, ya paling tidak kami akan rajin untuk mendengarkan di YouTube, tapi ini nanti akan kami susun apa saja, siapa saja, dan forum seperti apa yang perlu kita adakan. Insyaallah kita akan terbuka,” katanya.
Artikel Terkait
Bandingkan MBG Brasil yang Belasan Tahun dengan Indonesia 36,7 Juta Penerima Manfaat dalam Setahun, Presiden Prabowo: Ojo Ngoyo
Usai Pamer ‘Gunung Duit’ ke Prabowo, Kejagung Bakal Kejar Sisa Uang Pengganti Rp4,4 Triliun di Kasus Korupsi CPO
Pelukan Persahabatan Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Afrika Selatan Ramaphosa di Indonesia
Prabowo Bertolak ke Kuala Lumpur untuk Hadiri KTT ASEAN
MC Malaysia Salah Sebut Prabowo Jadi Joko Widodo di KTT ASEAN 2025, RTM Langsung Minta Maaf
Prabowo Saksikan Pemusnahan 214 Ton Narkoba, Tegaskan Sinergi Nasional
Prabowo Ingatkan Dunia terhadap ‘Serakahnomics’ yang Dinilai Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Global