ekonomi

IFG Perkuat Transformasi di Tengah Tekanan Global, Targetkan Industri Asuransi Lebih Tangguh

Kamis, 2 April 2026 | 07:58 WIB
Acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 IFG yang mengusung tema “Bertransformasi dan Melayani Sepenuh Hati”. (Dok. IFG)

Ragamnuansa.com - Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi yang merupakan bagian dari Danantara Indonesia, menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi bisnis dan mendukung konsolidasi industri asuransi nasional di tengah meningkatnya tekanan global.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 IFG yang mengusung tema “Bertransformasi dan Melayani Sepenuh Hati”.

Hexana menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi periode yang penuh tantangan seiring meningkatnya volatilitas global akibat dinamika geopolitik, termasuk eskalasi konflik yang berdampak terhadap stabilitas ekonomi dan industri keuangan, termasuk sektor asuransi.

Baca Juga: Transformasi Budaya Kerja Dimulai 1 April, Airlangga Hartarto: Hemat Energi Jadi Kunci

“Tekanan global saat ini mendorong industri asuransi untuk tidak hanya adaptif, tetapi juga memperkuat fundamental bisnis, tata kelola, dan manajemen risiko secara berkelanjutan,” ujar Hexana.

Sebagai refleksi atas kinerja tahun sebelumnya, IFG mencatatkan capaian yang tetap positif sepanjang 2025. Secara konsolidasi, pendapatan IFG mencapai sekitar Rp11,47 triliun atau sekitar 102 persen dari target RKAP, meskipun masih bersifat unaudited seiring proses finalisasi laporan keuangan.

Capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi yang semakin kuat antar entitas dalam ekosistem IFG, di mana masing-masing anggota holding berkontribusi secara terintegrasi dalam mendorong kinerja grup. Kolaborasi lintas entitas, termasuk Jasa Raharja, Jamkrindo, Bahana TCW Investment Management, serta Grahaniaga Tatautama, menjadi bagian dari orkestrasi holding dalam memperkuat nilai tambah secara kolektif.

Baca Juga: Kabar Baik! Harga BBM Pertamina Stabil per April 2026, Ini Rinciannya

Manajemen IFG menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kolaborasi seluruh entitas yang telah menjaga kinerja tetap solid sekaligus memperkuat fondasi bisnis grup secara berkelanjutan.

Hexana menegaskan bahwa capaian tersebut bukan merupakan tujuan akhir, melainkan menjadi landasan untuk memperkuat daya tahan dan daya saing grup dalam menghadapi dinamika industri yang semakin kompleks.

“IFG terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, digitalisasi proses bisnis, serta kapabilitas organisasi sebagai fondasi utama untuk memastikan keberlanjutan kinerja di tengah tekanan yang ada,” lanjutnya.

Baca Juga: Api Merambat hingga 100 Meter, Warga Sebut Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Seperti BoM

Memasuki tahun 2026, IFG akan berfokus pada penguatan daya saing dan kualitas eksekusi bisnis di seluruh entitas holding. Hal ini juga mencakup peningkatan disiplin dalam penyusunan laporan keuangan yang prudent, transparan, dan tepat waktu sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan.

Langkah tersebut sejalan dengan peran IFG dalam mendukung program strategis konsolidasi perusahaan asuransi yang diinisiasi oleh Danantara Indonesia, yang bertujuan memperkuat struktur industri, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan kapasitas layanan yang lebih optimal bagi masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini

Dampak Perang AS - Iran bagi Ekonomi Indonesia

Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:27 WIB