Oleh: Fahry Reza, M.Ak
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
Ragamnuansa.com -- Kabar dibukanya kembali rute penerbangan internasional Singapura - Belitung oleh maskapai Scoot yang rencananya akan mulai terbang perdana pada bulan Mei yang akan datang membawa angin segar bagi dunia pariwisata daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung khususnya Pulau Belitung.
Tentunya hal ini bukan hanya sekadar soal konektivitas, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa Pulau Belitung kembali mendapat tempat di panggung wisata Internasional.
Optimisme ini tentunya layak untuk dikedepankan setelah mengingat berbagai upaya pemulihan sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir.
Untuk itu pelaku industri Pariwisata diharapkan mulai menyiapkan paket wisata terpadu.
Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan mancanegara yang datang ke Pulau ini tidak hanya mencari destinasi akan tetapi pengalaman-pengalaman mulai dari kedatangan, akomodasi, aktivitas, hingga interaksi dengan menghadirkan budaya lokal.
Upaya ini dapat dikatakan sebagai fondasi penting dalam membangun citra Belitung sebagai destinasi yang siap dan profesional.
Ruang Pembenahan yang Perlu Dijaga
Namun demikian, di tengah semangat tersebut, ada ruang pengingat yang perlu kita jaga bersama.
Baca Juga: Viral Cerita Sopir Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Bakal Diteriaki Maling kalau Tak Beri Uang
Artikel Terkait
25 Tahun Provinsi Bangka Belitung, A Hadi Adjin : Negeri Serumpun yang Tak Lagi Sebalai ?
Penimbun BBM Subsidi di Bangka Belitung Akhirnya Terungkap, Polda Babel Amankan 42 Ton dan 5 Pelaku
Tim Voli Pantai Putra Belitung Raih Juara 3 di Kejuaraan Provinsi Bangka Belitung, Edu : Baru 3 Bulan Aktif Sudah Berprestasi
Zakat BAZNAS Bangka Belitung Menjawab Kebutuhan Rakyat
Bukti Komitmen Pelayanan BUMIDA Bangka Belitung Serahkan Klaim Asuransi Kebakaran 1,07 Miliar Rupiah kepada Nasabah di Belitung
Idul Fitri 1447 H Momentum Kembali ke Fitrah dan Reaktualisasi Nilai Integritas dalam Kehidupan Sosial - Ekonomi
Dilema Kebijakan Sistem Zonasi: Antara Pemerataan Akses dan Mutu Pendidikan di Kepulauan Bangka Belitung